Nasionalisme: Pengertian, Ciri, Bentuk, Tujuan, Contoh

Nasionalisme: Pengertian, Ciri, Bentuk, Tujuan, Contoh

Setiap warga negara sudah sepatutnya mempunyai rasa nasionalisme terhadap negaranya sendiri. Nah sekarang tanya kepada diri sendiri apakah kita sudah mempunyai rasa nasionalisme itu?. Berikut penjelasan.

A. Pengertian Nasionalisme

Nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan itu masyarakat suatu bangsa akan merasakan adanya kesetiaan yang mendalam kepada bangsa itu sendiri.

B. Ciri Nasionalisme

Ciri nasionalisme:
  • Sudah ada persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Sifat perjuangan bersifat nasional.
  • Tujuannya untuk mencapai kemerdekaan yang nantinya ingin mendirikan suatu negara merdeka yang kekuasaannya ditangani rakyat.
  • Sudah ada organisasi modern dan bersifat nasional.
  • Mengandalkan kekuatan otak (pikiran), dimana pendidikan sangat berperan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Drs. Sudiyo, 2002 : 4)
Semangat kebangsaan (nasionalisme) ditampung dalam Pancasila sila ke 3, yakni "Persatuan Indonesia" yang mempunyai ciri-ciri:
  • Mencintai bangsa dan tanah air Indonesia.
  • Rela berkorban demi bangsa dan negara.
  • Bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia.
  • Menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

C. Bentuk Nasionalisme

1. Nasionalisme Kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil)
Merupakan bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, kehendak rakyat, atau perwakilan politik.

2. Nasionalisme Etnis
adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat.

3. Nasionalisme Romantik/Organik/Identitas
Dimana negara memperoleh kebenaran politik secara semula jadi (organik) hasil dari bangsa atau ras; menurut semangat romantisme.

4. Nasionalisme Budaya
Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit, ras dan sebagainya.

5. Nasionalisme Kenegaraan
Variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis. Perasaan nasionalistik adalah kuat sehingga diberi keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan.

6. Nasionalisme Agama
Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama.

D. Tujuan Nasionalisme

Pada dasarnya nasionalisme yang muncul di berbagai negara mempunyai tujuan sebagai berikut:
  • Menjamin kemauan dan kekuatan mempertahankan masyarakat nasional melawan musuh dari luar sehingga melahirkan semangat rela berkorban.
  • Menghilangkan Ekstremisme (tuntutan berlebihan) dari warga negara (individu dan kelompok).
  • Menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air
  • Menciptakan hubungan yang rukun dan harmonis, dan mempererat tali persaudaraan yang utuh.

E. Contoh Sikap Nasionalisme

Contoh perilaku atau sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari:
  • Menjaga ketertiban masyarakat dengan mematuhi aturan yang berlaku.
  • Mematuhi dan mentaati hukum negara.
  • Bersedia mempertahankan dan memajukan negara.
  • Melestarikan budaya indonesia.
  • Menggunakan produk dalam negeri.
  • Menjungjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
Tidak ada salahnya kita coba mulai dari sekarang lebih mencintai produk dalam negeri dan menunjukkan rasa nasionalisme kita.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Nasionalisme
http://tugasakhiramik.blogspot.co.id/2013/03/ciri-ciri-nasionalisme.html
http://edukasi.mwb.im/contoh-nilai-nilai-nasionalisme-dalam-ke.xhtml

Share this:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments