8 Sumber Keuangan Negara dan Contohnya

8 Sumber Keuangan Negara dan Contohnya

Keuangan negara merupakan semua hal yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran negara sekaligus efek nya terhadap perekonomian, sumber keuangan negara diperoleh dari beberapa hal.

Semua penerimaan dan pengeluaran sangat diperhitungkan oleh pemerintah secara cermat dan teliti dengan tanggung jawab.

Baca juga: Bentuk-Bentuk Negara dan Kenegaraan

Semua itu disusun dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). APBN merupakan suatu daftar terperinci tentang kondisi keuangan negara yang meliputi penerimaan dan pengeluaran negara.

8 Sumber Keuangan Negara dan Contohnya

1. Pajak
Merupakan salah satu instrumen fiskal oleh pemerintah untuk membiayai pembangunan. Bersifat memaksa berdasarkan konstitusi, kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh pribadi atau badan.

Dengan tidak memperoleh imbalan secara langsung dan digunakan demi keperluan negara dan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya. Pajak menjadi sumber utama keuangan negara.
Contoh: Pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, Pajak Penghasilan (PPh), Pertambahan Nilai (PPN), Pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bernomor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
2. Retribusi
Pungutan daerah (tarikan) yang diperoleh dari penyediaan jasa atau penggunaan lahan. Menurut UU No. 28 Tahun 2009 adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus diberikan Pemerintah Daerah untuk kepentingan pribadi atau badan.
Contoh: Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, Retribusi parkir jalan Malioboro di Yogyakarta, Retribusi Pelayanan Kesehatan, Retribusi Pelayanan Pendidikan, Retribusi Terminal.
3. Keuntungan BUMN/BUMD
Merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menyediakan barang atau jasa yang berhubungan dengan kebutuhan hidup orang banyak. Dengan tujuan agar bisa mengendalikan harga agar tidak dikendalikan oleh pemilik modal.
Contoh: Telkom, Perusahaan Air Daerah, Bulog
4. Denda dan Sita
Bentuk penegakan disiplin dan karakter warga menggunakan cara menyerahkan hukuman finansial kepada suatu pelanggaran.
Contoh: Denda keterlambatan pembayaran listrik
5. Percetakan Uang
Bentuk usaha pemerintah untuk mempermudah transaksi di kalangan masyarakat, disamping itu jumlah uang yang beredar bisa mengendalikan inflasi. Yuksinau.com berikan contohnya berikut:
Contoh: Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia, The Fed America mengeluarkan kebijakan Moneter dengan mencetak lebih banyak dollar.
6. Pinjaman
Bentuk kegiatan sebuah institusi keuangan untuk memperoleh keuntungan dari pemberian pinjaman uang terhadap anggota atau nasabah nya, yang akan dikembalikan dengan bunganya.

Pinjaman pemerintah menjadi sumber penerimaan uang negara, yang dilakukan ketika terjadi defisit anggaran. Sayangnya pinjaman pemerintah akan menjadi beban di kemudian hari, karena harus dibayar kembali dengan bunganya.

Pinjaman bisa diperoleh dari dalam maupun luar negeri. Sumber pinjaman bisa berasal dari pemerintah, institusi non bank, institusi perbankan, maupun individu.
Contoh: Pinjaman usaha dari koperasi.
7. Sumbangan, hadiah, dan hibah
Bisa didapatkan pemerintah dari perorangan, institusi, atau pemerintah dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah tidak punya kewajiban untuk mengembalikan sumbangan, hadiah, atau hibah.

Sumbangan, hadiah, hibah bukan penerimaan pemerintah yang bisa diperoleh dipastikan perolehan nya. Bergantung dari kerelaan dari pihak yang memberikan sumbangan, hadiah, atau hibah.
Contoh: Sumbangan dana bencana alam dari luar negeri kepada negara.
8. Penyelenggaraan Undian Berhadiah
Pemerintah bisa melaksanakan undian berhadiah dengan menunjuk suatu institusi tertentu sebagai penyelenggara.

Jumlah yang didapatkan oleh pemerintah merupakan selisih dari penerimaan uang undian dikurangi biaya operasi dan besarnya hadiah yang diberikan kepada pemenang.
Contoh: Undian Bank Danamon berhadiah mobil.
Jika kamu mempunyai contoh lain tentang 8 sumber keuangan negara seperti diatas, silahkan tambahkan saja lewat komentar dibawah. Semoga bermanfaat.

Referensi:
http://www.academia.edu/16945630/Sumber_Keuangan_Negara

Share this:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments